Penggunaan Trampolin Saat Perang dunia II

Selama Perang Dunia II, trampolin digunakan untuk melatih pilot dengan membawa dampak mereka punya kebiasaan mengarahkan diri di udara. Setelah perang, Nissen terus mempromosikan trampolin dan merasa mengadakan tur di Eropa dan sesudah itu Uni Soviet mempromosikan olahraga ” jatuh terguling ” dan peralatan trampolinnya. Nissen mendirikan pabrik untuk perusahaannya di Inggris terhadap tahun 1956 yang dipimpin oleh Ted Blake seorang perintis trampolin Inggris, pertama di Hainault sesudah itu Romford dan selanjutnya Brentwood Essex terhadap pertengahan 1960-an dan membawa dampak trampolin di sana sepanjang bertahun-tahun.

trampolin

Brentwood tetap memiliki komunitas trampolining yang berkembang tetapi tidak kembali menjadi pabrik lokal. Tetapi terhadap akhir 1970-an pabrikan lain telah merasa membawa dampak peralatan mirip dan akhirnya, walaupun kata trampolin terhadap awalnya merupakan brand dagang, itu menjadi kata lazim untuk peralatan rebound. Perusahaan Nissen berhenti beroperasi terhadap 1980-an.

Nissen terus memiliki dampak terhadap senam dan trampolining. Pada tahun 1971, dengan Larry Griswold, ia mendirikan United States Tumbling & Trampoline Association (USTA). Dia telah dihormati oleh olahraga trampolining dan senam. USTA memiliki Piala Griswold-Nissen untuk trampolin yang luar biasa. Ada kompetisi trampolin internasional yang diadakan di Swiss yang disebut Piala Nissen. Di Amerika Serikat, Nissen-Emery Award diberikan kepada pesenam senior pria terbaik didalam proses senam perguruan tinggi. Dia mensponsori 1st. Kejuaraan Trampolin Dunia di Albert Hall, London terhadap bulan Maret 1964, yang diperingati dengan cap yang menampilkan Judy Wills, yang menjadi juara wanita pertama dan menjaga gelar itu sebanyak 7 kali.

Nissen selalu terlibat didalam bisnis pembuatan trampolin untuk membawa dampak trampolin untuk latihan dan untuk bola ruang, permainan yang mirip dengan bola voli, tetapi dimainkan di permukaan trampolin.

Nissen selalu ingin trampolining dimasukkan didalam Olimpiade. Akhirnya Trampolin masuk ke didalam Olimpiade Musim Panas 2000 di Sydney. Pada usia 86 tahun, Nissen menghadiri Olimpiade 2000 ditemani putrinya Dian Nissen. Nissen termasuk dapat lakukan perjalanan ke Beijing, Cina untuk Olimpiade Musim Panas 2008 dengan Dian dan cucunya. Dia diberi kehormatan untuk menguji trampolin Olimpiade sebelum acara.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *